020 Ta-Ha

Semua episode: 307
Arab: طه
Terjemahan: Ta-Ha
Ayat: 135

Tentang Surah: Ta-Ha

Bagikan Halaman

020 Ta-Ha

Surah Ta Ha adalah Surah Makki, diturunkan sekitar tahun kelima kenabian, sebelum emigrasi ke Abyssinia. Menurut beberapa laporan, pembacaan surah ini oleh saudara perempuan Umar (RA), Fatima binti Khattab, yang menyebabkan dia menerima Islam. Ini dinamai ayat pertama yang berisi Huroof Muqattaat, huruf-huruf yang terputus-putus. Surat-surat yang terputus-putus ini, seperti Alif Laam Meem, Yaa Seen, Haa Meem dll ditemukan di awal dua puluh sembilan, dan tidak ada selain Allah (SWT) yang menyadari arti sebenarnya, meskipun para ulama telah lama berspekulasi tentang kemungkinan itu. penjelasan.


Surah tersebut dimulai dengan pertama-tama mengakui kesusahan Nabi ﷺ atas penolakan yang dihadapi oleh umatnya dan meningkatnya penentangan mereka terhadap pesan Islam. Model teladan Musa (AS) kemudian disajikan untuk menghibur dan memotivasi Nabi ﷺ yang harus juga menghadapi seorang penguasa tiran yang menentang pesan menyembah satu Tuhan saja, karena otoritas dan kerajaannya ditantang oleh pesan semacam itu. Musa (AS) menemukan dirinya lemah dan tanpa sumber daya, dan memohon kepada Allah (SWT) untuk menghapus hambatan dalam pidatonya dan memberinya keberanian dalam berbicara kepada Firawn, serta menjadikan saudaranya sekutu dalam tugasnya. Doa terkenal ini sering diucapkan oleh para dai Islam di awal khutbah mereka, mengikuti sunnah Musa (AS). Hal ini tidak hanya berfungsi untuk menghibur Nabi but, tetapi juga menunjukkan kepada siapa saja yang ingin menyebarkan agama Allah (SWT) bahwa dengan Pertolongan-Nya saja seseorang dapat mengatasi kelemahan pribadinya dan penegakan Islam. tidak tergantung pada kekuatan mereka yang bekerja untuk itu.

Peristiwa penyembahan Anak Sapi Emas oleh Bani Israil tanpa kehadiran Musa (AS) disebutkan dalam surah ini, dan orang yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut, Samri, dihukum oleh Musa (AS). Kisah Adam (AS) dan istrinya diusir dari surga karena menyerah pada bisikan-bisikan Iblis dikisahkan secara singkat, dengan pengingat untuk mengikuti tuntunan dari Allah (SWT) saat dan ketika ia mengutus nabi untuk membimbing umatnya. . Surah tersebut diakhiri dengan argumen perlunya pengiriman utusan dari Allah SWT sehingga tidak ada alasan yang tersisa bagi para pelaku kesalahan untuk mengaku tidak bersalah ketika mereka menghadapi hukuman dari-Nya.